Souvenir.co.id -
Neon box merupakan salah satu media visual yang sering ditempatkan di bagian depan sebuah tempat usaha. Posisi tersebut membuat neon box menjadi salah satu elemen pertama yang dilihat calon pelanggan ketika melewati toko, restoran, klinik, kantor, maupun bisnis lainnya.
Karena itu, desain neon box sebaiknya tidak dibuat sembarangan.
Tampilan yang menarik tentu diperlukan, tetapi tujuan utamanya tetap harus jelas: membantu orang mengenali bisnis dengan cepat.
Berikut beberapa hal yang dapat dipertimbangkan sebelum membuat desain neon box.
1. Utamakan Nama atau Logo Bisnis
Neon box mempunyai area yang terbatas. Jangan mencoba memasukkan seluruh informasi bisnis ke dalamnya.
Prioritaskan nama atau logo yang ingin diingat pelanggan.
Jika diperlukan, tambahkan satu informasi pendukung untuk menjelaskan jenis bisnis. Sebagai contoh, klinik dapat menampilkan kategori layanan, sementara restoran dapat menambahkan jenis makanan yang menjadi spesialisasinya.
Nomor telepon, alamat lengkap, daftar produk, dan terlalu banyak tulisan lain justru dapat membuat informasi utama kehilangan perhatian.
2. Gunakan Warna Brand
Warna merupakan salah satu elemen yang membantu sebuah brand dikenali.
Jika bisnis sudah mempunyai identitas visual, gunakan kombinasi warna yang sama pada neon box. Cara tersebut membantu membangun konsistensi antara papan nama dengan logo, website, media sosial, kemasan, maupun materi promosi lainnya.
Namun, pertimbangkan juga kontras.
Warna tulisan dan background harus cukup berbeda agar informasi tetap terbaca, terutama ketika dilihat dari kejauhan.
3. Pilih Font yang Mudah Dibaca
Font dekoratif terkadang terlihat menarik pada layar komputer, tetapi belum tentu mudah dibaca ketika diaplikasikan pada signage.
Neon box akan dilihat dalam berbagai kondisi.
Ada orang yang melihatnya sambil berjalan, dari kendaraan, dari seberang jalan, atau dalam waktu hanya beberapa detik.
Karena itu, keterbacaan sebaiknya menjadi prioritas.
Gunakan bentuk huruf yang jelas dan hindari tulisan terlalu tipis apabila akan ditempatkan pada ukuran kecil.
4. Tentukan Ukuran Berdasarkan Lokasi
Ukuran neon box tidak bisa ditentukan hanya berdasarkan ukuran dinding yang tersedia.
Pertimbangkan jarak antara signage dengan calon pelanggan.
Semakin jauh jarak pandangnya, semakin besar pula bidang visual yang biasanya dibutuhkan agar tulisan tetap terbaca.
Perhatikan juga keberadaan pohon, tiang, baliho, bangunan lain, atau papan toko di sekitar lokasi yang dapat menghalangi pandangan.
5. Jangan Mengabaikan Kualitas Produksi
Desain yang baik perlu didukung proses produksi dan pemasangan yang sesuai.
Pemilihan material, rangka, pencahayaan, dan konstruksi perlu disesuaikan dengan kondisi pemasangan. Terlebih jika neon box digunakan di area outdoor.
Untuk kebutuhan tersebut, pemilik bisnis dapat berkonsultasi dengan
Bentang Advertising. Layanan neon box Bentang Advertising dapat dibuat custom berdasarkan ukuran dan karakter brand, dengan layanan untuk kebutuhan indoor maupun outdoor.
Pada akhirnya, neon box yang efektif tidak harus mempunyai desain paling ramai.
Desain yang sederhana, mudah dibaca, mempunyai warna konsisten, serta ditempatkan pada posisi yang tepat justru dapat membuat sebuah bisnis lebih mudah dikenali.
Sebelum melakukan produksi, lihat kembali desain dari perspektif calon pelanggan: apakah nama bisnis dapat dikenali hanya dalam beberapa detik?
Jika jawabannya iya, desain neon box sudah berada di arah yang tepat.