Syahriadi - Kada Pacang Lagi: Sebuah Cerita Tentang Cinta dan Pengorbanan dalam Budaya Banjar

Souvenir.co.id - Lagu Kada Pacang Lagi yang dibawakan oleh Syahriadi adalah salah satu karya musik Banjar yang menyentuh hati banyak pendengarnya. Dengan lirik lagu Banjar yang penuh emosi, lagu ini menggambarkan perasaan kekecewaan, sakit hati, dan pengorbanan cinta yang mendalam. Meskipun bernuansa sedih, lagu ini juga mencerminkan sikap legowo dan ketulusan seseorang yang harus merelakan orang yang dicintainya demi kebahagiaannya. Berikut adalah lirik lengkap dari lagu tersebut:

 


musik banjar

Lirik Lagu "Kada Pacang Lagi"

Kamana harus lun cari

Kemana harusku cari

Pian nang maninggalakan pergi

Kamu yang meninggalkan pergi

Liwar purunnya hati

Sungguh teganya hati

Purun hati

Tega hati

 

Dahulu kita bajanji

Dulu kita berjanji

Pacang sahidup samati

Akan sehidup semati

Tapi kanapa pian pergi

Tapi kenapa kamu pergi

Maninggal akan janji

Meninggalkan janji

 

Reff:

Kada pacang lagi

Tidak akan lagi

Ulun mambuliki

Aku kan kembali

Kada pacang lagi

Tidak akan lagi

Ulun manyayangi

Aku menyayangi

Sudah talanjur sakit hati

Sudah terlanjur sakit hati

Nang pian bari

Yang kamu beri

 

Mudahan bahagia

Semoga bahagia

Pian lawan inya

Kamu dengan dia

Lun kadapapa

Aku gakpapa

Pian tanang haja

Kamu tenang saja

Asalakan pian bahagia

Asalkan kamu bahagia

Wan nang dipilih akan urang tuha

Dengan yang dipilihkan orang tua

 

Makna di Balik Lirik Lagu Banjar Ini

Lagu ini bercerita tentang sepasang kekasih yang dulunya berjanji untuk sehidup semati. Namun, pada akhirnya salah satu pihak memutuskan untuk meninggalkan pasangannya. Kepergian tersebut bukan hanya sekadar perpisahan biasa, melainkan sebuah keputusan yang dilandasi oleh tekanan dari keluarga atau orang tua, seperti yang disinggung dalam lirik terakhir: "Wan nang dipilih akan urang tuha" (dengan yang dipilihkan orang tua).

 

Dalam budaya Banjar, pernikahan sering kali menjadi urusan penting bagi keluarga. Tidak jarang orang tua memiliki harapan besar terhadap anak-anaknya untuk menikah dengan seseorang yang dipilihkan demi menjaga nama baik keluarga atau alasan lainnya. Dalam konteks ini, lirik lagu Banjar ini menceritakan dilema seorang individu yang harus mengalah demi keputusan keluarga, meskipun hatinya hancur karena cinta yang dulu begitu tulus.

 

Analisis Lirik Lagu Banjar

Kekecewaan dan Sakit Hati

Bagian awal lagu langsung membawa pendengarnya merasakan kesedihan mendalam si tokoh utama:

"Kamana harus lun cari, kemana harusku cari, pian nang maninggalakan pergi." 

Frasa ini menggambarkan rasa kehilangan yang begitu besar. Si tokoh tidak bisa lagi menemukan sosok yang dicintainya, karena telah pergi tanpa memberikan penjelasan yang memuaskan. Ungkapan "Liwar purunnya hati, sungguh teganya hati" menunjukkan betapa terluka dirinya atas keputusan yang diambil oleh pasangannya.

Kenangan Akan Janji Masa Lalu

Kenangan indah bersama pasangan di masa lalu menjadi bagian yang sangat menyayat hati dalam lirik lagu Banjar ini:

"Dahulu kita bajanji, pacang sahidup samati." 

Janji-janji cinta yang pernah mereka ucapkan ternyata tidak cukup kuat untuk bertahan melawan realitas hidup. Ketika janji itu dilanggar, hati si tokoh pun hancur. Pertanyaan retoris "Tapi kanapa pian pergi?" menunjukkan kebingungan dan kepedihan mendalam atas keputusan sang kekasih.

Legowo dan Pengorbanan

Meskipun hatinya terluka, si tokoh justru menunjukkan sikap legowo yang luar biasa:

"Mudahan bahagia, pian lawan inya... lun kadapapa, aku gakpapa." 

Ia berharap mantan kekasihnya bahagia dengan pilihan orang tuanya. Sikap ini menunjukkan bahwa cintanya begitu tulus, hingga ia rela melepaskan demi kebahagiaan orang yang dicintainya. Meski hatinya tersakiti, ia tetap berusaha ikhlas dan mendoakan yang terbaik.

Pesan Penting di Akhir Lagu

Pada bagian akhir, ada pesan moral yang disampaikan kepada pendengar melalui lirik lagu Banjar ini:

"Asalakan pian bahagia, wan nang dipilih akan urang tuha." 

Pesan ini mengajarkan kita untuk menerima keputusan hidup, meskipun terkadang sulit untuk diterima. Si tokoh sadar bahwa kebahagiaan orang yang dicintainya lebih penting daripada egonya sendiri.

 

Aransemen Musik dan Nuansa Emosional

Selain lirik lagu Banjar yang menyentuh, aransemen musik dalam lagu ini juga turut berperan dalam membangun suasana emosional. Musik tradisional Banjar dengan sentuhan modern membuat lagu ini mudah dinikmati oleh semua kalangan, baik yang familiar dengan budaya Banjar maupun yang baru mengenalnya. Alunan nada yang lembut namun menyayat hati mampu membawa pendengarnya merasakan setiap emosi yang ingin disampaikan oleh Syahriadi.

 

Relevansi dalam Kehidupan Modern

Meskipun lagu Kada Pacang Lagi berakar dari budaya Banjar, pesan yang disampaikan sangat universal. Banyak orang, terutama generasi muda, dapat merasakan relevansi lirik lagu Banjar ini dengan situasi mereka. Dalam kehidupan modern, hubungan cinta sering kali dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti tekanan keluarga, perbedaan pandangan hidup, atau masalah komunikasi. Lagu ini menjadi pengingat bahwa cinta sejati bukan hanya tentang kepemilikan, tetapi juga tentang keikhlasan dan pengorbanan.

 

Next Post Previous Post

Wisata Dan Kuliner Malang Bisnis Dan Layanan Bisnis Dan Layanan Kisah Ulama Sewa mobil di Malang Personal Branding Dan Bisnis Ide Rumah Berbagi dan Menginspirasi Layanan Dropshiphing Belajar Tokopedia Ide Souvenir Bisnis UMKM Inspirasi Ide Barang Mewah Bisnis Kuliner Android handphone, iphone, laptop, and gadget Produk kosmetik berkualitas Personal Branding Dan Jurnal pendidikan Swasta Pendidikan Anak Paud/TK Pendidikan Dasar Pendidikan Menengah Atas Pendidikan Gadget Dan Handphone bisnis digital Macam Bisnis Online Gadget, Komputer, Dan Handphone Wisata Kebumen Tren Properti Ide Desain Rumah Modern Wisata Lokal Bisnis Online Dan UMKM Bisnis Online Bisnis Online Kuliner Khas Jawa Jajanan Malang Wisata Indah Bisnis Terbaru pendidikan, sekolah Rumah Tangga dan Gaya Hidup Kecantikan dan Perawatan Diri Masakan dan Resep Travel dan Perjalanan Kesehatan dan Kebugaran Tutorial Software dan Aplikasi Konten Kreator Digital Creator Indonesia Infrastructure Monitoring PT Exact Global Teknologi cyber security Tips Keuangan Tips Reqrut Hrd Game PC Seru Meningkatkan Kinerja & Keamanan Perusahaan Bisnis Ide Terbaru Management Bisnis Game Lokal Indonesia Game Rekomendasi Terbaik Bisnis UMKM Terbaru Strategi Investasi Properti Rekomendasi Game Terseru Desain Rumah Terbaru Modern Properti Yang Cocok Untuk Invest Liburan Dan Membuat Konten SMP Islam Annuriyah Sekolah Dasar Islam Mbarot Berita Terkini Hari Ini Inspirasi Desain Interior Rumah Berita Dunia Terbaru Fakta Unik Dunia Review Game Terbaru Portal Game Online Tips Otomotif Motor Informasi Global Terkini Inspirasi Rumah Minimalis Info Hunian Idaman Hunian Modern Terbaru Referensi Hunian Keluarga Ide Desain Rumah Impian Gaya Hidup dan Aktivitas Harian Tips dan Trik Game Berita Otomotif dan Balap Rekomendasi Game Seru Modifikasi Motor Terbaru Dekorasi dan Interior Hunian Kabar Berita Nasional Rekomendasi Tempat Piknik Game Terpopuler Saat Ini Model Rumah Terbaru Inspirasi Rumah Idaman Kajian Islami dan Pesantren Informasi Otomotif dan Kecepatan Tips Memilih Tempat Tinggal Panduan Traveling Nusantara Destinasi Wisata Indonesia Info Wisata Terlengkap Dunia Game dan Esports Edukasi Anak dan Belajar Sambil Bermain Tips Bisnis Modal Kecil Ide Usaha Rumahan UMKM Go Digital Kuliner Khas Desa Cara Beli Rumah Mudah Investasi Properti Menguntungkan Peluang Cuan dan Keuangan Bisnis Digital dan Penghasilan Online Fakta dan Informasi Terpercaya Jurnal Berita dan Opini Kabar Jawa Tengah Terkini Kabar Jawa Timur Hari Ini Berita Metropolitan Terbaru Kabar Terupdate Hari Ini Arus Informasi Nasional Media Berita Nasional Suara Berita Daerah Berita Pers Terkini Portal Berita Terpercaya Parenting dan Dunia Anak Majalah Gaya Hidup dan Traveling Informasi dan Berita Daerah Inspirasi Gaya Hidup Harian Panduan Esports dan Game MOBA Pendidikan Islam Darul Hikmah SMK Laboratorium Unikama SMK Islam Kepanjen Sekolah Dasar Islam Mbarot Jual Lakban Malang Jual Kertas Kasir Malang